Upacara Numplak Wajik di Pawon Ageng di halaman bangsal Kemagangan Kidul yang dilakukan sebelum upacara Grebeg.

Pemasangan kain kemben untuk perlengkapan busana gunungan putri. Upacara Numplak Wajik ini dianggap sebagai pertanda awal mula pembuatan gunungan secara formal.

Prajurit Lombok Abang keluar dari Kraton yang merupakan rangkaian upacara Grebeg. Satu persatu prajurit juga berbaris keluar mengawal Gunungan.

Gajah dan para prajurit keluar mengawal Gunungan yang nantinya dibawa ke masjid Kauman, Komplek Kepatihan dan Pakualaman.

Gunungan dibawa oleh para Abdi Dalem yang nantinya didoakan dan diperebutkan oleh masyarakat.

Masyarakat merebutkan Gunungan yang merupakan hasil bumi di depan halaman masjid Kauman.

Masyarakat rela berdesakan dan berebutan karena dipercaya hasil bumi ini membawa berkah.

Biasanya tidak hanya masyarakat Yogyakarta yang datang, tetapi juga masyarakat dari luar kota, dan dari berbagai kalangan mulai anak-anak hingga orang tua baik laki-laki maupun perempuan.

No comment yet, why not you be the first one.
0.00
Unranked
2
shares
ProudProud0%
SadSad0%
ExcitedExcited100%
IndifferentIndifferent0%
InspiredInspired0%
AmazedAmazed0%

SCORING No voter yet

Related Saga

Melasti
Unranked
0