Keindahan... Seluk-beluk dari kesempurnaan cinta Telah membuat mata hati kalap akan kesemuan kecantikan Sudahlah... Lumrah saja saat orang tersandung skandal percintaan semu Padahal, keindahan alam yang sebenarnya mampu menyihir siapa saja yang hatinya tersisipi cintanya Cinta tulusnya sang alam yang menopang seluruh kehidupan ini Sadarlah wahai manusia! Andai saja dunia ini tak lagi memiliki orang baik Sudah barang tentu, alam akan memberikan karmanya Sungguh... murah hati sekali sang alam bersabar Menunggu cinta manusia kepadanya

Keluhuran Hati..... Setiap insan manusia mempunyai hati yang bisa berkata pada diri sendiri Tapi... Ketika.... Dunia semakin menggila akan kemegahannya Hati manusia gelap hingga mengikis kemurnian sucinya hati Anehnya... Semesta masih saja mengirim “hati malaikat” Pada manusia pilihannya Alam seraya berkata “ Wahai Semesta, terima kasih engkau masih sudi mengirim malaikat kepadaku” Malaikat-malaikat yang bersemayam di hati manusia pilihan Seakan mampu mampu mengubah kesedihan sang alam menjadi sedikit tersenyum Ketika segelintir manusia berhati malaikat menyapa sang alam Sumringah terlihat dari wajahnya sang alam Hal itulah yang dinantikan oleh seluruh alam raya akan keluruhan hati manusia Bersahabat dan berteman dengan sang alam Jawaban atas tertundanya kehancuran alam dari ancaman “Global Warming”

Kesemuan Hidup... Orang-orang terkadang takut dalam menjalani hidup Itu terlihat, banyaknya orang lari terbirit-birit dari peliknya masalah Sesungguhnya, masalah hanya kesemuan hidup yang tentu akan berakhir sesuai kadarnya Bak punya mesin waktu, masalah pasti berlalu... Frustasi dan ketidakberdayaan hanyalah sebuah keputus asaan semata Resapi dan renungi alam sekitar yang percaya, bahwa kerusakan alam akan tiba akhir panjangnya Hanya menunggu izin Semesta, alam akan menunjukkan tajinya pada manusia Kesemuan hidup hanya mampu ditebus dengan keteguhan hati dan jiwa Liat, tengok, dan jenguk sesekali dengan alam Bersahabatlah meski sebentar bersama Semesta alam raya ini

Kesunyian.... Hiruk pikuk roda perekonomian membutakan mata dan hati Terlihat sang malam yang merusak kesunyian sang bintang dengan sang bulan Tak ramahnya kehidupan perkotaan, mampu mengalahkan getar dawai kedamaian hidup Menikmati kesendirian dengan kesunyian patut dicoba tuk merefleksikan diri Bergegaslah pergi dari kenyamanan, lanjutkan sapa Semesta alam raya Sentuhlah alam dengan hatimu Tentunya ketenangan dan damai akan menyertaimu Tak lupa, ajaklah orang-orang terbaikmu ikut serta memberi salam pada alam Seketika itu, kebenaran kesunyian dapat engkau ungkap kerahasiaannya Terus kembangkan rasa cinta kasih kepada seluruh alam raya Karena... ada cinta sejati menunggumu disana

desta It's Amazing guys...
zahirii Mengerikan gini yaa, kira" kalau kesana aman ga yaa mas ? Saya penasaran sama tempatnya
mjannah96 Air terjun ala ala folk gtu ya. The best view bgt nih
9.82
Awesome
8
shares
ProudProud25%
SadSad0%
ExcitedExcited8%
IndifferentIndifferent0%
InspiredInspired0%
AmazedAmazed67%

Load More

Related Saga

Melasti
Unranked
0