Keluarga Berwefie di Kawasan Pedestrian Malioboro. Dulu jalan Malioboro yang semrawut dengan tempat parkir kini telah berubah menjadi nyaman untuk wisatwan dengan disediakan bangku yang nyaman.

Para pencari rejeki di Malioboro seperti tukang becak pun nyaman menunggu penumpang dengan bermain catur di kawasan Malioboro ini.

Fasilitas jalur untuk difabel pun disediakan ditempat ini agar semua pengunjung lebih nyaman.

Musisi jalan yang akrab dengan Malioboro melantunkan sebuah lagu untuk menghibur pengunjung. Fasilitas tempat sampah juga terlihat didekat para musisi jalanan itu.

Dikawasan Pedestrian Malioboro ini pun disediakan air siap minum dibeberapa titik yang dapat dinikmati ketika dahaga.

Pedagang koran pun turut menikmati fasilitas ini untuk sekedar melepas lelah dan membaca informasi yang mereka jajakan.

Beberapa tulisan dengan aksara Jawa pun terpampang di jalan Malioboro ini menambah kesan budaya yang tak pernah ditinggalkan.

Beberapa tambahan hiasan di besi yang ada dibeberapa titikpun menambah kekhasan tersendiri.

Seseorang melintasi kawasan pedestrian Malioboro, Yogyakarta yang akan selalu menjadi kenangan tersendiri bagi wisatawan yang mengunjunginya yang diiringi keramahan disekitar. Pada akhirnya hasil pedestrian itu harus menjadi tanggung jawab semua pihak agar tetap menjadi kawasan yang nyaman dan selalu memberikan kesan baik.

No comment yet, why not you be the first one.
0.00
Unranked
2
shares
ProudProud0%
SadSad0%
ExcitedExcited0%
IndifferentIndifferent0%
InspiredInspired0%
AmazedAmazed0%

SCORING No voter yet

Related Saga

Melasti
Unranked
0